SABET DUA JUARA SEKALIGUS, TIM OPSI SMP NEGERI 3 PATI RAIH PRESTASI GEMILANG DI TINGKAT KABUPATEN TAHUN 2026
PATI, 18 Juni 2026 – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Pati. Tim Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dari SMP Negeri 3 Pati berhasil menyabet dua kejuaraan sekaligus dalam ajang bergengsi OPSI Tingkat Kabupaten Pati tahun 2026. Kompetisi ketat ini diselenggarakan di SMP Negeri 2 Pati pada hari Kamis, 18 Juni 2026, dan menjadi panggung pembuktian bagi inovasi-inovasi unggulan dari para ilmuwan muda daerah setempat.
Ajang kompetisi ilmiah tahun ini diikuti dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh lembaga pendidikan di seluruh wilayah, tercatat sebanyak 42 tim OPSI tingkat SMP se-Kabupaten Pati turut serta bersaing ketat. Dalam kesempatan tersebut, SMP Negeri 3 Pati mengirimkan tiga tim terbaiknya yang didelegasikan untuk berkompetisi di tiga bidang utama, yaitu bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan (IPA), bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), serta bidang Ilmu Pengetahuan Terapan (IPT).
Dari ketiga tim yang diberangkatkan, hasil yang sangat membanggakan berhasil diraih oleh tim bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan (IPA). Pasangan peneliti muda berbakat, Laurensia Sherly Sidharta dan Rafi' Ibrahim Setiono, yang keduanya merupakan siswa kelas 7D, berhasil menyabet predikat sebagai Juara 1 setelah melalui proses penilaian yang sangat ketat di hadapan dewan juri.
Kemenangan tim IPA ini tidak lepas dari inovasi luar biasa yang mereka usung dalam penelitian berjudul "Green Polymer Innovation". Penelitian inovatif tersebut memanfaatkan basis limbah industri tapioca dari daerah Margoyoso, Pati, yang dirancang khusus untuk mengurangi tingkat pencemaran lingkungan. Keberhasilan karya ilmiah yang berdampak sosial nyata ini dibimbing secara intensif oleh guru pendamping, Maharsiwi Widyaningrum, S.Pd., M.Pd.
Prestasi serupa yang tidak kalah membanggakan juga datang dari tim bidang Ilmu Pengetahuan Terapan (IPT) SMP Negeri 3 Pati. Duet maut siswi berprestasi, Kayla Xavier Anindikazzikra dan Nabila Anindita Annafi dari kelas 8A, juga sukses menduduki podium tertinggi sebagai Juara 1 di bidangnya, melengkapi dominasi sekolah tersebut dalam kompetisi sains tahun ini.
Dalam persidangan karya tulis ilmiah tersebut, Kayla dan Nabila mengusung penelitian futuristik bertajuk "Helm Berbasis IoT Secara Real Time". Helm pintar ini memiliki fungsi mutakhir sebagai penyaring oksigen, pendeteksi kadar polusi udara, serta pemantau kondisi penderita asma secara langsung. Inovasi teknologi yang adaptif ini lahir berkat bimbingan langsung dari Nyamat, S.Pd., M.Pd.
Menanggapi pencapaian luar biasa tersebut, Kepala SMP Negeri 3 Pati, Bapak Mukhsinin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim OPSI yang telah berjuang. Beliau memuji semangat juang para siswa yang dengan tekun melewati seluruh tahapan riset ilmiah, mulai dari menemukan tema, menyusun proposal, melaksanakan eksperimen dan observasi, hingga mengambil data untuk dianalisis dan direduksi menjadi laporan yang valid.
Lebih lanjut, Bapak Mukhsinin mengungkapkan bahwa perjuangan anak didiknya sangat luar biasa karena dilakukan di sela-sela kesibukan kegiatan sekolah yang sangat padat. Meskipun dihadapkan pada agenda Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), kegiatan Classmeeting, serta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), Tim OPSI SMP Negeri 3 Pati tetap rela melakukan persiapan dan latihan presentasi hingga malam hari demi hasil maksimal.
Bagi tim dan anak-anak yang belum berhasil mendapatkan kejuaraan pada tingkat kabupaten ini, pihak sekolah berpesan agar tidak berkecil hati dan tetap menjaga api semangat. Langkah perjuangan belum terhenti, sebab fokus berikutnya adalah mempersiapkan diri dan mental guna menghadapi tantangan yang lebih besar pada ajang OPSI Tingkat Nasional tahun 2026 yang sudah di depan mata.
Pada ajang OPSI Tingkat Nasional mendatang, SMP Negeri 3 Pati dipastikan akan memperkuat posisinya dengan mengajukan total 6 tim, yang terdiri dari 2 tim bidang IPA, 2 tim bidang IPS, serta 2 tim bidang IPT, di mana seluruh proposal tim tersebut telah dinyatakan lolos seleksi nasional. Guna meraih prestasi puncak, pihak sekolah segera melakukan tindak lanjut terhadap hasil review dari Panitia Pusat Prestasi Nasional (Pusprenas) Kemendikdasmen serta menyempurnakan penulisan laporan penelitian sesuai standar karya ilmiah nasional.
PENULIS : Bapak Nyamat, S.Pd., M.Pd.
Share to :
SMP NEGERI 3 PATI