SMP Negeri 3 Pati Gelar Sosialisasi dan Kampanye Anti korupsi Lewat Pameran Karya Siswa
SMP Negeri 3 Pati menggelar kegiatan Sosialisasi Anti korupsi pada Sabtu, 22 Agustus 2026 sebagai upaya menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini. Acara edukatif ini menghadirkan narasumber utama dari Inspektorat daerah, Bapak Bagus Eka Riyadi, S.ST.TD., M.M., yang memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya nilai kejujuran, transparansi, dan bahaya perilaku koruptif dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak sekadar mendengarkan pemaparan materi, kegiatan ini juga dipadukan dengan kampanye anti korupsi yang dikemas dalam bentuk pameran karya hasil tangan siswa-siswi SMP Negeri 3 Pati. Karya-karya tersebut merupakan hasil integrasi langsung dengan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), di mana para siswa memanfaatkan pemahaman desain digital dan seni visual untuk menyuarakan pesan moral. Hasilnya berupa stiker, poster, brosur/pamflet, dan lukisan slogan di atas kain.
Kepala SMP Negeri 3 Pati, Bapak Mukhsinin, menegaskan pentingnya pembentukan karakter mendampingi capaian akademis para siswa. "Pendidikan bukan hanya tentang mencetak siswa yang cerdas secara akademis, tetapi yang utama adalah membentuk karakter yang berintegritas dan berbudi pekerti luhur. Nilai-nilai anti korupsi seperti kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab harus ditanamkan serta dipraktikkan sejak dini di lingkungan sekolah maupun keluarga.” Ujar Kepala SMP Negeri 3 Pati
“Melalui kegiatan sosialisasi dan kampanye anti korupsi ini, kami berharap para siswa tidak hanya memahami konsep kejujuran, tetapi juga mampu menyuarakan dan mengamalkan nilai-nilai integritas tersebut dalam kehidupan sehari-hari." Lanjutnya
Usai sesi sosialisasi dan pameran, rangkaian acara dilanjutkan dengan program podcast khusus bersama Bapak Bagus Eka Riyadi. Sesi bincang santai ini menjadi ruang diskusi interaktif untuk mengupas lebih dalam mengenai sikap anti korupsi.
Melalui kegiatan sosialisasi dan kampanye anti korupsi ini, SMP Negeri 3 Pati berhasil menciptakan ruang belajar yang aktif dan aplikatif. Siswa tidak hanya memahami konsep anti korupsi secara teori, tetapi juga mampu menuangkannya ke dalam media komunikasi visual yang bermanfaat bagi komunitas sekolah.
Tim Medsos SMP Negeri 3 Pati
Share to :
SMP NEGERI 3 PATI